malam semakin larut
rintik hujan perlahan mulai lebat
kutengk dari jendela kamar, belum terlihat tanda tanda kehadiranmu
sperai tempat tidurmu masih licin, menanti pelukan tubuhmu
sepi mencekam, hanya bunyi derai hujan yang menerpa jendela
aku termenung membisu
pikiranku mengembara
dimanakah dirimu berada
sedang apakah dirimu diluar sana
bercanda dengan gelapnya malam
bergurau dengan derai hujan yang makin lebat
atau.... mungkinkah engkau juga merasakan hal sama dengan ku
menatap hujan, menanti dalam gelap malam sampai kapan hujan akan mereda
kedinginan, kesepian, dilanda lara tak bertepi....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment